Halaman

Senin, 10 September 2012

Traveling 2012 - Hongkong Day 1

Alhamdulilah yah liburan kali ini saya bisa ke Hongkong dan sekitarnya (gaya syahrini, he...he...he). Benar-benar suatu kenikmatan yang luar bisa yang Allah kasih ke gw :D (agak lebay dikit gpp ahhhh!  :D). Ok, Awal April kemarin tepatnya tanggal 5-8 April gw berlibur ke Hongkong dan Shenzhen. Awalnya sih pengen ke Macau juga, tapi berhubung waktunya gak cukup dan betis dah tambah gede nyaingin tales bogor Al hasil gw hanya ke dua tempat Hongkong dan Shenzhen. Dengan menggunakan Cathay Pasific gw terbang pukul 00.15 dini hari dan tiba di HK sekitar jam 06.00 an lah disambut oleh rombongan umroh dari indonesia yang transit disana (enggak deh, cuma ketemua aja kok). Sesampainya di bandara HK kita langsung menuju L' Hotel Causeway Bay dengan menggunakan Airport Express HK$ 100 sekali jalan (mahal emang tapi keretanya bagus banget, intinya Ada harga ada barang :D).

@Cathay Pasific JKT-HK

@Cathay Pasific JKT-HK

Suasana Terminal Kedatangan Bandara Internasional Hongkong 

Airport Express, Hongkong.

Pemandangan dari Airport Express, Hongkong.

Pemandangan dari Airport Express, Hongkong.

Rute Airport Express, Hongkong

L'Hotel Causeway Bay, Tin Hau, HK

L'Hotel Causeway Bay, Tin Hau, HK

Btw kalau boleh comment, Receptionistnya agak-agak jutek gitu kurang ramah (apa budaya mereka gitu ya?), emang sih kita datengnya kepagian, tapi mereka masih cukup baik, kita dikasih satu kamar untuk beres-beres n taruh barang. Setelah kunci kamar hotel ditangan, kita langsung bergegas ke lantai 28 menuju kamar untuk taruh barang, istirahat sebentar dan mandi.
Setelah istirahat sejenak dan bersih2 badan kita berpencar jalan sesuai dengan keinginan masing-masing, karena gw n temen mau ke WOW (Window of The World) jadi kita jalan ke Shenzhen dengan modal nekat + buku traveling Macau, Hongkong, Shenzhen (maaf saya lupa pengarangnya), padahal belum ada yang pernah kesana.
Dari stasiun Tin Hau kita naik MTR dan transfer (pindah kereta) di interchange stasiun Admiralty - Stasiun Mongkok - Stasiun Kowloon Tong - Stasiun Lo Wu.

Pemandangan dari kereta ke Lo Wu

Pemandangan dari kereta ke Lo Wu 

 Pemandangan dari kereta ke Lo Wu

Salah satu stasiun menuju Lo Wu 

Suasana di dalam kereta 

Pemandangan dari kereta ke Lo Wu 

Pemandangan dari kereta ke Lo Wu 

Pemandangan dari kereta ke Lo Wu

Pemandangan dari kereta ke Lo Wu

Sesampainya di stasiun Lo Wu kita langsung ngikutin orang2 yang pada bawa koper terutama para bule untuk menuju tempat imigrasi dan tempat Apply VOA (Visa On Arrival) Shenzhen, China. Walaupun agak sedikit bingung berkat para bule akhirnya kita bisa menemukan tempat apply VOA.
Pertama2 kita isi formulir yang ada di depan lalu ambil nomer antrian di dekat pintu masuk, setelah itu tunggu sampai nomer kita dipanggil ke loket sebelah paling kiri untuk menyerahkan formulir, paspor dan foto webcam, lalu bayar di loket sebelah dan menunggu visa jadi untuk di ambil diloket sebelahnya.
Secara Candid temen gw berhasil ambil foto di loket VOA
Nomor Antrian VOA

Loket VOA

Perbatasan HK dan SZ

Lo Wu

Pas di Lo Wu Kita sempet bingung dimana letak stasiun metro shenzhen berada, kita tanya security tapi pada gak bisa bahasa inggris dijawab pake bahasa cina (hadeuhh pusing deh gw) akhirnya kita turun eskalator lalu jalan lurus sampe ada eskalator turun bawah tanah lagi trus setelah turun kita balik kiri jalan lurus ada eskalator turun lagi yang kodenya C, ternyata eh ternyata disitulah letaknya si metro SZ. Kebingungan gak berhenti sampai disitu, begitu turun ngeliat vending machine tuk beli tiketnya tulisannya kanji semua, kita coba beli tiket di counter layaknya pas kita di HK, gw kasih deh tuh uang 100 RMB trus gw dikasih uang receh, gw pikir itu kembalian beli tiket tapi gw cari tiketnya kok gak ada yah? pas diitung uangnya ternyata jumlahnya 100 RMB (jiahhh disangkanya gw mau nuker uang) gw jelasin pake bahasa inggris gw mau beli tiket, dia jawabnya pake bahasa cina (tambah pusing deh gw, bener2 kayak orang oon gw) untung ada ibu2 cina sama anaknya dibelakang gw yang bisa bahasa inggris trus dia jelasin deh tuh bahwa gw harus beli tiket dimesin sebrang counter yang tadi gw liat (iiyaaa gw langsung nelen ludah, dalem hati itukan bahasanya cina semua n hurufnya kanji pula mana gw ngerti caranya)
Lalu datanglah ibu2 tadi dengan anaknya juga mau beli tiket, keliatan gw celingak-celinguk kebingungan dia berbaik hati menawarkan diri menolong gw n temen gw beli tiket. Dia tanya ke gw, gw mau kemana lalu gw jawab mau ke WOW nah dia sempet bingung tuh WOW ternyata dia ngertinya versi bahasa chinanya, setelah gw jelasin untungnya dia ngerti dan ternyata kebetulan dia juga mau ke happy Valley yang satu stasiun dengan WOW jadi barenglah kita kesana.
Begitu sampai di WOW ternyata diluar hujan deras, sempet kecewa sih tapi udah jauh2 n susah2 ke SZ masa  mau pulang begitu aja, akhirnya kita beli payung seharga 10-15RMB. Intinya Walaupun hujan, badai menerpa kita tetap keukeuh sumekeh masuk ke WOW (hehehe Lebayyy).

Depannya WOW, SZ
Lucu ya.. tiang monorailnya, ini untuk yang males jalan kaki keliling WOW kali ya???

  Window of The World, Shenzhen.
Menara Eiffel untuk patokan pintu masuk n keluar WOW (buat gw sih :D)

 Window of The World, Shenzhen.
Hujan tidak menghalangi para turis untuk berwisata.

Window of The World, Shenzhen.
Walaupun gerimis mengundang, tidak mematahkan niat mereka tuk foto prewed he..he..he... 

Window of The World, Shenzhen.

Window of The World, Shenzhen.

Window of The World, Shenzhen.

Window of The World, Shenzhen.

Window of The World, Shenzhen.

Window of The World, Shenzhen.

Window of The World, Shenzhen

Window of The World, Shenzhen

Window of The World, Shenzhen

Window of The World, Shenzhen

Lo Wu dimalam Hari

Hari sudah malam, seharian kita udah kehujanan + keliling WOW yang gedenya subhanallah +  belum tidur pula karena baru sampe dari jakarta langsung berangkat (ckckckck bener-bener semangat '45 ni orang, padalah masih ada 2 hari lagi yang butuh tenaga yang buannyaakkk, semangaaaattt).
BTW pas pulang kita sempet bingung lagi beli tiket pulangnya, berhubung dah lumayan sepi dan udah tau letak Lo Wu yang paling ujung di peta, kita memberanikan diri mempraktekan apa yang udah diajarka ibu2 cina tadi. Pas kita coba tenyata ada menu bahasa inggrisnya (gubrraaakk, tau gitu tadi kaaannnnn)

Pemandangan dari kamar Hotel

Tidak ada komentar: